Lebih lanjut, Dewi membeberkan bahwa guru-guru di SDN 3 Barongan sudah menyiapkan Baju Adat Kudus sejak Ramadan atau pada Maret 2025 lalu. Ia dan para guru membeli Baju Adat Kudus dengan cukup mudah, termasuk aksesoris caping kalo.
“Jadi pas mau Lebaran kita tidak terlalu memikirkan baju Lebaran, tapi Baju Adat Kudus. Caping kalo ini juga kita beli langsung di perain dengan harga Rp 550 ribu. Tidak ada masalah untuk belinya, karena langsung dapat,” bebernya.
Selain Pakaian Adat Kudus, Pemkab Kudus juga telah mengatur pakaian dinas terbaru lainnya yang akan dikenakan oleh ASN di Kabupaten Kudus.
Pada Hari Senin, ASN akan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) khaki. Lalu, Hari Selasa dan Jumat mengenakan PDH batik, yang mana setelah olahraga pada Hari Jumat akan kembali menggunakan PDH batik.
Selanjutnya, pada Hari Rabu mengenakan PDH putih.
Sementara pada Hari Kamis, mengenakan Pakaian Kudusan. Pakaian Kudusan yang dikenakan perempuan berupa jarit batik, kebaya bordir putih, jibab hijau bagi yang berjilbab. Sedangkan, laki-laki berupa sarung batik, koko putih boridr, iket. ***
