Bekerjasama dengan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kudus, kegiatan ini diharapkan bisa terus berlanjut. Sehingga para pekerja di sekitar Taman Menara semangat dalam berionavasi dengan pekerjaan.
“Jadi tukang ojek bukan satu-satunya tujuan utama pekerjaan. Mereka punya kegiatan lain di dunia pekerjaan,” terang Tika.
Di sisi lain, kegiatan membangun kebersamaan dengan pelaku wisata di Kudus sudah menjadi agenda rutin Disbudpar. Tujuannya untuk membangun sinergitas diantara semua pengelola wisata di Kudus dengan Disbudpar.
Terkhusus dengan kegiatan yang berlangsung di Taman Menara pagi ini, diharapkan bisa mempromosikan Kopi Muria kepada wisatawan yang datang ke Kudus.***
