Permintaan Pisau Kurban di Kudus Meningkat Tajam Jelang Iduladha

Susanto, Pengrajin pisau di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Bahan baku juga naik semua, tapi ya asalkan barangnya ada saja jangan susah,” tandasnya.

Peningkatan omzet juga dirasakan para pengrajin pisau baja karbon konvensional di kawasan sentra kerajinan tersebut.

Susanto, salah satu pengrajin pisau baja di Desa Hadipolo, mengaku harus bekerja ekstra keras demi memenuhi tenggat waktu pesanan yang terus berdatangan menjelang Idul Adha.

Bacaan Lainnya

“Untuk harga, pisau produksi sentra kerajinan di Kudus ini dijual mulai Rp10 ribu hingga Rp 15 ribu,” tuturnya.

Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal di Kudus, pisau buatan Desa Hadipolo juga dikirim ke berbagai daerah di Jawa Tengah hingga luar provinsi karena kualitasnya yang sudah dikenal masyarakat.

Susanto menambahkan, peningkatan order pisau mulai dirasakan para pengrajin sejak dua minggu terakhir. Para pengrajin berharap adanya perhatian dari pemerintah, terutama bantuan alat produksi maupun tambahan permodalan.

Sebab, sebagian alat penunjang produksi dinilai sudah perlu diperbarui, sementara keterbatasan modal masih menjadi kendala utama bagi para pengrajin untuk mengembangkan usaha mereka. ***