Desil KPM Berubah, Dinsos Kudus Kerahkan 74 Pendamping untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Pendamping pendamping PKH bersama Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, ke rumah penerima bantuan (pertemuan peningkatan kemampuan keluarga). (Foto: Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus memperkuat pemutakhiran data penerima bantuan sosial untuk memastikan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tepat sasaran. 

Salah satu perhatian dalam proses tersebut ialah perubahan desil kesejahteraan keluarga yang dapat memengaruhi kondisi dan kelayakan penerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, melalui Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Keluarga Miskin, Andi Suryanto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 74 pendamping PKH yang tersebar di sembilan kecamatan. 

Bacaan Lainnya

Setiap pendamping bertugas mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM), memantau penyaluran bantuan, sekaligus mendorong peningkatan kemandirian keluarga.

“Tugas pendamping tidak hanya mendampingi, tetapi juga membantu agar KPM bisa berdaya dan mandiri,” ujar Andi, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurutnya, jumlah penerima bantuan sosial di Kabupaten Kudus saat ini berkisar 23.000 hingga 25.873 KPM. Jumlah tersebut bersifat dinamis karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah. 

Sebagian penerima bahkan berpeluang dinyatakan lulus atau graduasi dari program bantuan setelah mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.

Andi menjelaskan, pemutakhiran data menjadi penting karena perubahan kondisi ekonomi keluarga turut memengaruhi desil kesejahteraan yang dipotret melalui data Badan Pusat Statistik (BPS). 

Oleh karena itu, pendamping membantu memfasilitasi pembaruan informasi dan pencocokan data yang mengacu pada pemutakhiran serta penetapan Kementerian Sosial.

“Ini jadi salah satu pertimbangan, karena banyak warga yang desilnya berubah, sehingga perlu difasilitasi,” ucapnya.