Pendataan Belum 100 Persen, BPS Kudus Ungkap Kendala Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

BPS Kudus juga mengimbau masyarakat yang merasa belum didatangi petugas Sensus Ekonomi 2026 agar menyampaikan laporan.

Pengaduan dapat dilakukan melalui kanal informasi yang disediakan BPS, termasuk media sosial dan laman resmi BPS.

Eko menjelaskan, data yang telah dikumpulkan petugas tidak harus menunggu seluruh proses pendataan selesai untuk dikirim ke pusat. Setiap data yang telah disubmit melalui aplikasi langsung masuk ke sistem pusat.

Bacaan Lainnya

“Begitu sudah submit, sudah terkirim. Langsung terkirim ke pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, BPS Kudus belum dapat memaparkan hasil berdasarkan sektor usaha dari pendataan Sensus Ekonomi 2026. Informasi mengenai kondisi ekonomi kreatif maupun aktivitas ekonomi berbasis digital di Kabupaten Kudus juga masih belum tersedia.

Pasalnya, data yang saat ini dihimpun masih berupa data mentah dan harus melalui proses pengolahan serta tabulasi di tingkat pusat.

“Masih mentah. Masih mentah banget,” kata Eko.

BPS Kudus juga belum memperoleh jadwal resmi terkait publikasi hasil Sensus Ekonomi 2026. Karena itu, masyarakat masih harus menunggu hingga proses pengolahan data selesai dan hasilnya siap dipublikasikan.

“Kita belum ada informasi kapan untuk rilis publikasinya. Memang belum dapat jadwalnya,” tandasnya.

BPS Kudus berharap seluruh data yang masih tersisa dapat segera dituntaskan sehingga capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kudus bisa mencapai 100 persen.

“Kita masih mengejar penyelesaian pendataan agar capaian Sensus Ekonomi 2026 di Kudus dapat mencapai 100 persen dalam waktu dekat,” pungkas Eko.***