Pemkab Kudus Ikut Berduka Cita Atas Meninggalnya Khayu Mutiara Purwati

Bupati Kudus saat melayat ke rumah duka Khayu Mutiara Purwati di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus pada Kamis, 8 Mei 2025. (Nila/Zonanews.id)

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan kuat dalam menghadapi ujian dan cobaan.

“Semoga keluarga merelakan, karena kepatriotismenya Khayu menyelamatkan semua penumpang. Dia meninggal syahid, khusnul khatimah,” doa Bupati.

“Atas nama Pemkab Kudus, kami ikut berduka cita,” tegas Bupati Sam’ani Intakoris.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Bulik Khayu, Candra Ristiana menyampaikan bahwa pihak keluarga sangat sedih atas kepergian sosok Khayu Mutiara.

Namun di sisi lain, mereka juga bangga karena Khayu mengutamakan keselamatan orang lain dan bertanggung jawab atas tugasnya.

“Dia (almahumah Khayu) berusaha menyelamatkan orang lain dulu sampai dia tidak sempat menyelamatkan diri sendiri, buat keluarga bangga meski sedih,” cerita Candra.

Sebagai anak pertama dari 2 bersaudara, sosok Khayu dikatakan Buliknya sebagai anak yang supel, ceria, tangguh, tidak mudah tersinggung, dan suka berpetualang.

Khayu juga selalu memegang teguh tanggung jawabnya dan akan dilakukan sepenuh hati. Bekerja di bidang pelayaran adalah cita-cita yang sangat diinginkan Khayu. Semua keluarga besar sangat bangga dengan sosok Khayu.

Candra mengatakan, saat ini almarhumah masih diperjalanan menuju rumah duka. Kedua orang tua, pakde, dan adik satu-satunya mendampingi almarhumah selama perjalanan.

“Rencananya almarhumah akan dimakamkan sore ini jam tiga,” kata Bulik.***