Pemancing Asal Kudus Hilang di Bendung Kalijajar Demak, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Proses evakuasi korban warga Demak oleh petugas yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Foto: Istimewa)

Sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan kepada warga dan petugas. Upaya pencarian langsung dilakukan pada Senin malam oleh BPBD Demak bersama relawan, tetapi kedua korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa pagi dengan melibatkan Basarnas Pos SAR Jepara, BPBD Demak, BPBD Kudus, Polsek Bonang, Koramil Bonang, relawan, dan masyarakat setempat.

Upaya pencarian korban oleh tim gabungan membuahkan hasil, warga Demak telah ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan warga Kudus masih dalam pencarian oleh petugas.

Bacaan Lainnya

Tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan berbagai metode, mulai dari water blender, jangkar pencarian, hingga penyisiran sepanjang tanggul sungai dengan radius sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang.

“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan menyisir area sungai dan bantaran. Tim gabungan terus berupaya menemukan korban secepat mungkin,” ujarnya.

Menurut Eko, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain area pencarian yang cukup luas, kondisi sungai juga cukup berbahaya karena memiliki kedalaman yang bervariasi, arus yang deras, serta dasar sungai yang berlumpur.

“Kendala utama adalah kondisi sungai yang dalam, berarus, dan berlumpur. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas,” katanya.

Hingga Selasa sore, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap NMM, sementara perkembangan terbaru dari proses evakuasi terus dipantau oleh BPBD Kudus dan instansi terkait.***