
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin sangat mengapresiasi Rekor MURI Pagelaran Tari Kretek yang berhasil dipecahkan para siswa dalam penutupan program TMMD Reguler hari ini.
Menurut Pangdam, pemghargaan tersebut merupakan hasil kreatifitas anak-anak sekolah yang patut untuk dihargai.
“Tidak semua daerah bsia melakukan hal itu,” katanya.
“Harus ada motivasi, semangat, upaya, meraka juga perlu latihan bagus, saya sangat mengapresiasi. Ini semua juga atas dukungan Bapak Bupati Kudus,” lanjut Pangdam yang disambut senyuman hangat Bupati Kudus.
Lebih lanjut, ucapan terima kasih juga disampaikan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris atas program TMMD Reguler yang berjalan lancar di Desa Kandangmas.
Sasaran fisik maupun non fisik yang telah diselesaikan Satgas TMMD dikatakan Bupati sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Meningkatkan ketahanan pangan kita dan melalui pembangunan jalan usaha tani mampu mempermudah transportasi hasil pertanian warga,” terangnya.
Tambahan perbaikan jembatan yang menghubungkan Dukuh Masin dengan Dukuh Sudo, Desa Kandangmas juga merupakan prestasi luar biasa dari Satgas TMMD Reguler ke-125 tahun 2025.
“Atas nama masyarakat Kabupaten Kudus, kami sangat berterima kasih,” tutup Bupati.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan penutupan TMMD Reguler di Lapangan Deda Kandangmas, rombongan Pangdam IV/Diponegoro dan Forkopimda Kudus mencoba langsung Jalan Usaha Tani hingga jembatan yang telah selesai dibangun.
Setelah itu melihat kondisi rumah tidak layak huni yang sudah selesai dibangun ulang menjadi lebih baik, serta menanam 1.000 pohon dan melepas 1 juta bibit ikan di Waduk Logung, Desa Kandangmas.***
