JAKARTA, ZONANEWS.ID — Dalam semangat memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Dewan Pimpinan Asosiasi Silaturahmi Badan Usaha Jasa Konstruksi (DPA SBUJakon) menggelar Musyawarah Besar Khusus (Mubesus) pada Selasa, 20 Mei 2025 di Jakarta.
Forum ini menjadi momen penting untuk mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, guna menjawab tuntutan zaman dan kebutuhan sektor konstruksi nasional.
Mubesus merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua dalam struktur organisasi DPA SBUJakon setelah MUBES. Agenda khusus ini diselenggarakan sebagai respons atas perubahan regulasi, tantangan digitalisasi, serta perlunya pembaruan arah strategis organisasi di tengah dinamika industri jasa konstruksi.
Ketua Umum DPA SBUJakon, Eko Herru Diyanto, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa Mubesus bukan sekadar kegiatan administratif.
“Hari Kebangkitan Nasional harus kita maknai sebagai ajakan untuk bangkit bersama, memperkuat organisasi, memperbaiki tata kelola, dan menjawab tantangan zaman. Perubahan AD/ART ini menjadi langkah awal kita dalam menghadirkan jasa konstruksi yang unggul dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, revisi AD/ART menjadi krusial agar DPA SBUJakon tetap relevan di tengah perubahan sistem perizinan usaha, keterbatasan anggaran pembangunan pasca pandemi, serta perlunya adopsi teknologi yang lebih luas, khususnya bagi UMKM konstruksi.
Situasi jasa konstruksi nasional saat ini memang penuh tantangan. Tekanan terhadap efisiensi dan kualitas proyek meningkat, sementara keterbatasan anggaran pembangunan menjadi hambatan nyata. Selain itu, masih banyak badan usaha konstruksi yang belum mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan inovasi teknologi yang dibutuhkan.
Perubahan regulasi yang dinamis juga menuntut peningkatan kapasitas organisasi dan kemampuan adaptasi yang cepat dari para pelaku usaha. Di sisi lain, isu keberlanjutan dan keselamatan kerja menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional.
