Menuju Rekor MURI, 12 Regu Melaju ke Final Festival Tari Lajur Caping Kalo di Kudus

Tim tari SMPN 1 Jati lolos final Festival Tari Lajur Caping Kalo di Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Teguh menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan rangkaian dari perayaan Hari Jadi Kudus ke-477. Setelah festival rampung, akan dilanjutkan dengan pemecahan rekor MURI tari lajur caping kalo pada September 2026 mendatang.

“Untuk rekor MURI akan dilaksanakan pada saat puncak perayaan Hari Jadi Kudus ke-477 pada September (2026) nanti, jadi festival ini merupakan persiapan awal, ya sebagai kado istimewa untuk Hari Jadi,” tuturnya.

Teguh menyebut, pemecahan MURI ini menjadi wujud hadirnya pemerintah daerah bersama YKBN dalam upaya melestarikan budaya tari caping kalo. Terlebih, tarian ini telah tercatat sebagai Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Komunal.

Bacaan Lainnya

“Kenapa tari lajur caping kalo yang diangkat, kita tahu bahwa perajin caping kalo tinggal dua orang. Bagaimana kalo caping kalo itu dipelihara, uri-uri, ini salah satu langkahnya,” tuturnya.

Untuk diketahui, Tari Lajur Caping Kalo resmi diperkenalkan pada September 2022. Tarian ini diciptakan oleh Kinanti Sekar Rahina dan Budaya Rejosari (BBR) yang juga sebagai pemilik hak cipta dari tarian tersebut.

Tarian caping kalo sendiri dilakukan oleh 9 penari dimana 7 di antaranya adalah penari perempuan dan 2 lainnya penari laki-laki. Detail tarian ini memperlihatkan bagaimana proses pembuatan anyaman caping kalo, berpadu dengan lagu “Caping kalo” ciptaan Kinanti Sekar Rahina.