Sulistyanto menjelaskan, target 40 medali emas disusun berdasarkan hasil evaluasi selama Pra-Porprov dan perkembangan performa para atlet dalam menjalani program latihan.
“Kita berharap bisa lebih baik. Dari hasil evaluasi dan perkembangan atlet, estimasi kita berada di angka 40-an medali emas,” katanya.
Target tersebut sekaligus menjadi upaya Kudus untuk meningkatkan posisi dibandingkan gelaran Porprov sebelumnya. KONI berharap kerja keras atlet dan tim pelatih dapat menghasilkan prestasi maksimal.
Sulistyanto menegaskan, KONI Kudus tidak menggunakan atlet transfer dari luar daerah. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mengukur keberhasilan sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Kudus.
“Apapun hasilnya nanti, itulah wajah pembinaan kita. Jadi kualitas pembinaan olahraga kita akan terlihat dari hasil atlet-atlet Kudus sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Kudus untuk Porprov Jateng 2026 yang juga Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Kudus, Subarkah, mengatakan hasil Pra-Porprov menjadi salah satu acuan dalam memetakan peluang medali pada pertandingan mendatang.
“Kita mengacu pada Pra-Porprov kemarin. Dari 41 cabang olahraga, kita bisa menggambarkan seperti apa peluang yang bisa diperoleh di Porprov nanti,” ujarnya.
Subarkah berharap seluruh atlet mampu menjaga fokus hingga pertandingan berlangsung. Ia juga mengingatkan pentingnya sportivitas dan menjaga nama baik daerah selama berada di arena pertandingan.
“Sesuai amanah Bapak Bupati, tidak ada atlet dari luar daerah. Semua atlet yang kita pertandingkan nanti adalah hasil pembinaan Kabupaten Kudus,” tegasnya.
Porprov Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober hingga 31 Oktober 2026. Namun, sejumlah cabor dijadwalkan mulai bertanding lebih awal, sekitar 20 Oktober.***
