“Anak-anak pada main sendiri-sendiri, gak tahu tim ini ada apanya, kebersamaannya masih kurang solid, dasar-dasar masih banyak salah, passing, dan sebagainya,” ungkap Noor Hadi dalam sesi wawancara usai pertandingan.
Noor Hadi pun kebingungan tentang apa yang sebenarnya ingin diraih para pemain untuk Persiku. Apa yang mereka lakukan saat latihan dengan saat di lapangan, sangat berbeda.
“Krisis mental atau apa, saya kurang paham, gak tahu. Latihan sama pertandingan, mereka sangat berbeda sekali, entah kenapa,” ungkap Noor Hadi dengan penuh kebingungan.
Meski demikian, ia tetap akan berupaya maksimal menyiapkan tim menjelang pertanding melawan Persipura Jayapura pada 7 November 2025 mendatang. Bertandang ke markas Persipura, Persiku akan berupaya menghadirkan perubahan dalam permainan.
Menanggapi hasil buruk sore ini, pemain Persiku, Ferry Cahyo Utomo meminta maaf kepada seluruh warga Kudus maupun Suporter Macan Muria.
Menurutnya, mental pemain sangat terpukul saat gol pertama lawan di menit awal. Ketertinggalan dari tim tamu membuat pemain Persiku kehilangan fokus hingga akhirnya tidak bisa menjalankan instruksi pelatih dengan seharusnya.
“Di awal kami kecolongan gol, akhirnya hilang fokus, game plan pelatih akhirnya tidak bisa jalan sesuai rencana,” katanya. Ia pun mengakui bahwa permainan tim lawan lebih bagus daripada mereka.
Sementara itu, Pelatih Kepala Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes mengaku bersyukur atas 3 poin yang didapat di kandang Persiku.
Seperti prediksinya, pertandingan sore ini berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama ingin bangkit dan mengakhiri tren negatif.
Tapi mental pemain Kendal Tornado FC yang lebih siap dan tekad kuat untuk menang, membuat mereka akhirnya bisa meraih 3 poin.
“Kami melakukan evaluasi, sebagai pelatih kami juga memberikan motivasi pada pemain,” kata Stefan.
“Anak-anak sebelum main hari ini, mereka kompak memiliki keinginan yang sama untuk bangkit,” lanjutnya.
Keinginan kuat itu pun membawa Kendal Tornado FC bisa memenangkan pertandingan ini. Raihan apik ini akan menjadi dorongan semangat bagi mereka untuk kembali memenangkan pertandingan-pertandigan berikutnya.***
