“Itu harapan kami terbangun tahun depan paling tidak, tapi mohon maaf kemarin kami cek di APBD belum ada, nanti tolong media bisa menanyakan ke Pj Bupati,” tuturnya.
Dengan adanya tanggul pengendali banjir, lanjut Fiza, nantinya limpasan air dari Sungai Wulan bisa ditekan agar tidak masuk di wilayah Dukuh Barisan. Terlebih, wilayah tersebut merupakan area perumahan atau pemukiman warga.
“Kalau untuk penganggaran ada beberapa alternatif yang sudah dihitung dari temen temen PUPR, tergantung teknisnya apakah bangun ditempat atau model beton itu itu teknis dari PUPR monggo,” katanya.
Lebih lanjut, Fiza menuturkan langkah antisipasi secara mandiri telah yang dilakukan, antara lain, mempersiapkan perlengakapan yang tersedia di masing-masing desa, memaksimalkan anggaran yang tersedia, serta melakukan pembentukan desa tanggap bencana.
Harapannya, dengan sudah siapnya dari segi perlengkapan, finansial dan SDM, kata Fiza, bencana banjir yang akan terjadi nantinya bisa ditangani dengan optimal. Termasuk, menyiapkan dapur umum dan posko pengungsian. ***
