Terkait besaran bonus dan untuk siapa saja bonus diberikan, Amirul telah berkomunikasi dengan pelatih dan manajemen untuk mengevaluasi dan menghitung, serta meracik sesuai porsi masing-masing.
Dari perhitungan itu, besaran bonus untuk masing-masing penerima bervariasi.
“Besaran bonus yang diterima berbeda-beda karena memang ada variabel penghitung dalam pencairan bonus,” katanya.
Amirul menegaskan, bonus tidak hanya diberikan kepada pemain saja, melainkan juga kepada seluruh jajaran manajemen.
Bonus ini diberikan sebagai tanda terima kasih dan kerja keras selama mendampingi tim. Jika masih ada yang protes terkait besarannya, Amirul mengatakan bahwa PT Relasi akan melakukan cek ulang.
“Semua yang berkontribusi untuk tim mendapatkan bonus sesuai porsinya masing-masing,” tegasnya.
Amirul berharap isu bonus tak memengaruhi persiapan tim musim ini. Seluruh jajaran manajemen dan pelatih terus bekerja keras menyiapkan tim Persiku agar mampu menorehkan hasil maksimal pada Pegadaian Championship atau Liga 2 musim 2025/2026 ini.
Apalagi lawan-lawan Persiku di grup Timur tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk seluruh pecinta sepak bola di Kudus. Kami juga berharap dukungan dari suporter dan semua pihak agar tim yang tengah kami bentuk ini bisa berkembang sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Amirul.***
