Mahasiswi UMKU Sabet Juara Favorit Duta Genre Jepara, Kembangkan Bisnis Fesyen Tenun Troso hingga Malaysia

Mahasiswi Prodi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi, Pendidikan, dan Hukum (FEPH) UMKU, Rani Fatimatun Nisa. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Rani Fatimatun Nisa, berhasil meraih prestasi sebagai Juara Favorit Duta Genre Putri Kabupaten Jepara tahun 2026.

Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, Rani juga aktif mengembangkan bisnis fesyen berbahan kain Tenun Troso khas Jepara yang pemasarannya telah menjangkau berbagai daerah hingga Malaysia.

Rani merupakan mahasiswi Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi, Pendidikan, dan Hukum (FEPH) UMKU. Perempuan berusia 20 tahun itu tumbuh besar di Kabupaten Jepara dan kini tengah menjalani pendidikan semester lima.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan menjadi Juara Favorit Duta Genre Kabupaten Jepara 2026 bukan merupakan pengalaman pertama Rani mengikuti ajang tersebut. Sebelumnya, pada tahun 2024, ia pernah mencoba peruntungan dalam kompetisi yang sama.

Namun, saat itu langkahnya belum berhasil membawa dirinya masuk ke jajaran 15 besar. Pengalaman tersebut tidak membuat Rani menyerah.

Ia kembali mendaftarkan diri pada Pemilihan Duta Genre Kabupaten Jepara 2026 dengan semangat untuk mencoba kembali sekaligus memperluas relasi.

Usaha tersebut membuahkan hasil. Rani berhasil melaju hingga masuk tiga besar finalis dan akhirnya dinobatkan sebagai Juara Favorit Duta Genre Putri Kabupaten Jepara tahun 2026.

“Saya gak menyangka kalau bisa jadi juara, karena pas awal ikut hanya ingin mencoba. Alhamdulillah, senang sekali bisa menjadi juara favorit Duta Genre Jepara,” ujar Rani saat dimintai keterangan pada Senin, 31 Agustus 2026.

Selain aktif dalam berbagai kegiatan, Rani memiliki ketertarikan yang cukup besar terhadap dunia fesyen. Minat tersebut telah tumbuh sejak dirinya menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Kalinyamatan.

Saat masih bersekolah, Rani mengambil jurusan tata busana dan mulai menekuni bidang fesyen. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMK, ia kemudian mulai mengembangkan usaha di bidang mode.

Untuk memperkuat pemahamannya dalam mengelola usaha, Rani memilih melanjutkan pendidikan di Program Studi S1 Akuntansi UMKU. Di sisi lain, bisnis fesyen yang dirintisnya tetap terus dikembangkan.