KUDUS, ZONANEWS.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti menyebut bahwa rendahnya angka literasi di Indonesia menjadi salah satu sorotan dan PR bagi dunia pendidikan.
Mengutip data dari UNESCO, Mendikdasmen Prof. Mu’ti membeberkan bahwa angka literasi di Indonesia tercatat masih 0,001 persen. Artinya, dari seribu orang hanya satu di antaranya yang memiliki budaya membaca.
“Ini menjadi tantangan yang serius di Kemendikdasmen, berusaha untuk memperkuat fungsi badan bahasa dan juga memperkuat literasi dan numerasi kita,” ujar Prof. Mu’ti saat meresmikan Masjid dan Perpustakaan di SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, Jumat, 21 November 2025.
Berbagai kegiatan dan program telah disusun untuk meningkatkan angka literasi di Indonesia. Di antaranya memperkuat program literasi dan numerasi dengan kegiatan afirmasi, pelatihan untuk guru hingga pendistribusian buku bacaan.
Prof Mu’ti menegaskan bahwa buku-buku digital kini dapat diunduh secara gratis melalui laman rumah pendidikan. Buku yang disediakan tidak hanya buku pembelajaran, tetapi juga buku cerita, fiksi dan lainnya.
