KUDUS, ZONANEWS.ID – Upaya Pemerintah Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berbuah prestasi.
Desa tersebut berhasil menyabet Juara I kategori Pemerintah Desa/Kelurahan pada ajang Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Penghargaan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jawa Tengah itu diberikan dalam malam penganugerahan di Patra Jasa Semarang Hotel & Convention, Rabu, 29 Juli 2026 kemarin.
Desa Gondosari dinilai berhasil menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja bukan penerima upah (BPU).
Kepala Desa Gondosari, Alia Himawati, mengatakan pemerintah desa telah menjadikan perlindungan pekerja sebagai salah satu program prioritas. Karena itu, dana desa setiap tahun dialokasikan untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi ratusan warga.
“Kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp 88,9 juta setiap tahun untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 189 peserta yang berasal dari sembilan kelompok penerima manfaat,” kata Alia, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, penerima manfaat tersebut meliputi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), guru, tenaga administrasi, petugas pemulasaraan jenazah, hingga pekerja rentan lainnya.
Selain dukungan anggaran desa, Alia menyebut keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari peran aktif BUMDes Murakabi Gondosari yang menjadi pusat kegiatan agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia).
“Saat ini ada sembilan agen Perisai yang aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Berkat pendampingan mereka, sekitar 2.200 pekerja bukan penerima upah sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
