“Prinsipnya kita ingin mengangkat kembali isu gotong royong di tengah masyarakat. Masyarakat diajak bersama-sama membersihkan lingkungan dan peduli terhadap pengelolaan sampah,” ujar Abdul Hakam.
Menurut Abdul Hakam, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan memiliki hubungan erat dengan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Pengelolaan sampah yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus menekan risiko munculnya berbagai penyakit.
“Harapannya dengan kegiatan seperti ini masyarakat semakin terdorong untuk memilah dan mengelola sampah. Kalau lingkungan kita bersih, tentu risiko berbagai penyakit juga dapat ditekan,” jelas Abdul Hakam.
Selain kegiatan kebersihan dan olahraga, SIKAT juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui posyandu dan pemeriksaan kesehatan anak untuk memantau kondisi pertumbuhan serta perkembangan sejak dini. Selain itu, masyarakat juga memperoleh kesempatan mengikuti layanan donor darah.
Menurut Abdul Hakam, deteksi dini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan anak, termasuk dalam upaya mencegah dan menangani stunting.
“Di sini juga ada kegiatan posyandu dan deteksi dini anak-anak, baik yang mengalami stunting maupun tidak. Ini penting dilakukan sejak dini karena generasi emas kita ditentukan dari apa yang kita lakukan sekarang,” ungkapnya.
Tak hanya di desa, Bakti Sosial Djarum Foundation juga menjalankan program “Belanja Pinter Gizine Bener” bagi karyawan di sejumlah unit kerja, seperti SKT Blolo, SKT Besito, SKT Tanjungkarang 1, SKT Tanjungkarang 2, dan SKT Garung.
Seluruh rangkaian kegiatan SIKAT yang berlangsung Juli hingga Agustus 2026 ini menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Keluarga Sehat (FKS) 2026 yang akan digelar pada 29–30 Agustus 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Melalui FKS, Djarum Foundation kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pola hidup bersih dan sehat di masyarakat, sekaligus memperkuat kesadaran gizi dan kesehatan sejak usia dini.
“Selama kegiatan, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dengan dokter, dokter spesialis, hingga psikolog. Ada juga Jalan Keluarga Sehat Parade Gizi Hebat dengan berbagai doorprize, serta hiburan wayang humor dan musik,” pungkas David.***
