Kurang Satu Bulan, Proses Pengisian Perangkat Desa di Kudus Diharap Selesai Tepat Waktu

Kegiatan papran perguruan tinggi terkait program kerja dalam penyelenggaraan ujian penjaringan pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus, mempertemukan perwakilan 6 universitas dan 90 kepala desa di Kudus yang berlangsung di lantai 4 Gedung Setda Kudus, Kamis. 19 Januari 2023. (NILA)

KUDUS, ZONANNEWS.ID –Proses tes seleksi pengisian perangkat desa di Kabupaten Kudus kurang dari satu bulan lagi. Dijadwalkan, pelaksanaan tes perangkat desa akan dilakukan serentak pada 14 Februari 2023 mendatang.

Bupati Kudus, HM Hartopo berharap semua proses pengisian perangkat desa bisa berjalan sesuai rencana dan tepat waktu. Sebelumnya diletahui bahwa ujian seleksi perangkat desa sempat tertunda akibat kendala sarana prasarana dari perguruan tinggi sebagai tempat pelaksanaan ujian.

Sebagai tindak lanjut dari penundaan tersebut, Bupati Kudus melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus mengumpulkan enam perguruan tinggi dan 90 Kepala Desa yang menyelenggarakan pengisian perangkat desa di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung A Setda, Kamis, 19 Januari 2023.

Bacaan Lainnya

Bupati Hartopo menegaskan, terkait penyelenggaraan ujian pengisian supaya jangan sampai tertunda lagi. Masalah sarpras yang menjadi kendala, akan dikomunikasikan lebih lanjut dalam pertemuan ini. Sehingga hari itu juga dapat menemukan kesepakatan yang jelas untuk ujian yang akan dilaksanakan kurang dari sebulan lagi.

“Maka paparan pada siang hari ini harus menemui kesepakatan. Setelah ini harus start dan mulai supaya selesai semuanya,” ungkap Hartopo.

Pihaknya juga berpesan, dalam penyelenggaraan ujian harus secara hati-hati karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Maka dibutuhkan kerja keras dan komitmen penyelenggara untuk melaksanakannya sesuai aturan yang berlaku.

“Paparan dari akademisi dipedomani ditanyakan dan diselesaikan di ruangan ini. Jangan sampai tertunda karena bisa berakibat krisis kepercayaan masyarakat,” pesannya.

Maka dari itu, dirinya sebagai kepala daerah akan selalu memonitoring proses penyelenggaraan ujian penyaringan pengisian perangkat desa. Pasalnya, rangkaian pengisian perangkat desa menjadi perhatian banyak pihak.