Korsleting Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Gudang Spare Part di Kudus, Kerugian Ditaksir Rp 1,5 Miliar

Kebakaran hebat menghanguskan sebuah gudang penyimpanan spare part sepeda motor di Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.45 WIB sebelum merambat ke bangunan lain di kawasan tersebut.

Akibat kebakaran itu, sekitar 10.000 unit berbagai jenis spare part sepeda motor hangus terbakar. Selain itu, satu unit blower, satu unit kompresor, serta bangunan gudang berukuran 20 x 20 meter juga mengalami kerusakan total.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik.

Bacaan Lainnya

“Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik saat blower dinyalakan. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” kata AKP Hadi.

Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga memastikan seluruh personel bergerak cepat membantu proses penanganan di lokasi agar kobaran api dapat segera dikendalikan.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman. Kendaraan AWC kami kerahkan agar suplai air dapat membantu mempercepat pengendalian api sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan di sekitarnya,” ujarnya.

AKP Hadi mengimbau para pelaku usaha untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang dalam jumlah besar.

Menurutnya, pemeriksaan instalasi secara berkala dan penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) menjadi langkah penting guna meminimalkan risiko kebakaran.

“Pastikan instalasi listrik sesuai standar, lakukan pengecekan secara berkala, dan siapkan alat pemadam api ringan sebagai langkah antisipasi. Pencegahan jauh lebih penting untuk menghindari kerugian yang lebih besar,” pungkasnya.***