Konsolidasi Tani Merdeka di Kudus, Petani Dibekali Pelatihan Pupuk Mandiri Berbasis Bioteknologi

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kudus menggelar konsolidasi organisasi sekaligus pembekalan bagi para petani yang tergabung dalam Tani Merdeka di Hotel Kenari Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

“Di dalam konsolidasi ini, selain silaturahmi, kami ingin Tani Merdeka ini bisa hidup mandiri dan mampu mengawal program-program pemerintah,” katanya.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah pusat di sektor pertanian sudah mulai dirasakan petani, mulai dari kemudahan pupuk hingga penyerapan hasil panen oleh pemerintah.

Ia menambahkan, Jawa Tengah saat ini menjadi penyumbang terbesar ketiga produksi beras nasional, namun masih perlu ditingkatkan.

Bacaan Lainnya

“Terobosan-terobosan harus ditempuh, misalnya hasil panen yang rata-rata 6 ton per hektare bisa ditingkatkan menjadi 10 ton,” katanya.

Terkait keterbatasan tenaga kerja pertanian, Sri Hartini menyebut pihaknya terus mengupayakan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Kami sudah mengupayakan bantuan alsintan dari kementerian, provinsi, dan kabupaten. Kami akan mengawal agar bantuan itu turun semaksimal mungkin ke Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung adanya program bantuan bagi petani terdampak bencana banjir.

“Bagi petani yang gagal panen akibat bencana, ada bantuan bibit, pupuk, alsintan, serta program irigasi dan jalan usaha tani. Semua bisa diajukan melalui Dinas Pertanian Kabupaten,” pungkasnya.***