Selain kepada Bupati, KONI Kudus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat melalui media massa.
Sulistyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki niatan untuk menodai atau mencederai nilai-nilai yang dijunjung tinggi di Pendapa Kabupaten Kudus.
“Kami memandang perlu untuk menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Pak Bupati dan mewakili kepada media menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” tambahnya.
Meski demikian, Sulistyanto menjelaskan bahwa penampilan dancesport tersebut ditampilkan bukan tanpa alasan.
Dari sisi olahraga, dancesport merupakan salah satu cabang olahraga di bawah naungan Pengkab IODI dan menjadi nomor yang dipertandingkan dalam ajang resmi.
Ia menambahkan bahwa atlet IODI Kudus telah menorehkan prestasi dan lolos kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah Tahun 2025.
“Jadi tadi malam itu memang murni olahraga prestasi yang dipertandingkan di Porprov 2026, dan kebetulan nomor tersebut lolos Porprov hasil kualifikasi tahun 2025,” tandasnya. ***
