Kisah Sutimah, Guru SD di Kudus yang Rela Laju dari Boyolali Setiap Hari Demi Mengajar

Sutimah, Guru SDN 7 Getasrabi yang rela laju dari Boyolali ke Kudus untuk mengajar. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Ia bersyukur, orang tuanya memberikan restu dan dukungan yang begitu kuat. Sehingga, apa yang dilakukan saat itu hingga kini tidak terasa sebuah beban, tapi rasa bangga karena ikut berkontribusi terhadap kecerdasan bangsa.

“Dulu pas masih honorer gaji saya Rp 50 ribu saat itu, terus kemudian lolos CPNS gajinya sekitar Rp 1,4 jutaan, ini sudah PNS,” tambahnya.

Meski ada keluarga yang harus Ia utamakan di rumah, Sutimah mengaku senang karena keluarganya sangat memahami dan mendukung kondisinya saat ini. Termasuk, anak sematawayangnya yang segera masuk SMP di Boyolali.

Bacaan Lainnya

Ia berharap, permintaan untuk mutasi atau pindah tugas ke Boyolali bisa dikabulkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus. Agar Ia bisa berkumpul lebih lama dengan keluarga dan mengabdi dengan aman.

Sutimah sendiri pernah mengajukan mutasi tugas pada 2019 lalu, namun ditolak oleh Dinas terkait. Lalu, pada tahun 2025, Ia mengajukan permohonan kembali dan berharap bisa dikabulkan oleh Disdikpora Kudus dengan segera.

“Suami saya kan perangkat desa, jadinya tidak bisa ikut ke Kudus. Jadi, saya yang laju setiap hari karena punya anak juga. Semoga ya bisa diizinkan untuk mutasi ke Boyolali,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho menyebut bahwa dinas setempat memang belum memberikan izin mutasi keluar, karena melihat sekolah di Kudus masih banyak yang kekurangan guru.

Di samping itu, pertimbangan lain seperti lama bertugas juga menjadi alasan mengapa mutasi keluar tidak diizinkan. Akan tetapi, apabila Sutimah mengajukan mutasi kembali, maka akan diajukan ke pimpinan daerah.

“Mungkin tahun 2019 belum di Acc karena bertugasnya belum 10 tahun, kalau ini mengajukan lagi nanti kita upayakan ke Bupati, karena keputusan tetap ada di tangan Bupati,” ujarnya. ***