Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari KONI Kabupaten Kudus. Ketua KONI Kudus, Sulistiyanto menilai e-sport kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki prospek prestasi cukup besar.
“Perkembangan e-sport di Kudus sangat baik. Sudah ada atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga Porprov. Ini membuktikan bahwa e-sport memiliki masa depan yang menjanjikan,” katanya.
Ia menambahkan, para pemain yang tampil menonjol dalam turnamen ini berpeluang mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengikuti ajang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk mewakili Polres Kudus pada tingkat Polda.
Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa dunia gaming saat ini dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
“E-sport bukan hanya soal bermain game. Di dalamnya ada kerja sama tim, strategi, disiplin, komunikasi, dan sportivitas yang harus dijunjung tinggi oleh setiap peserta,” jelas AKBP Heru.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang pembelajaran sekaligus pembuktian diri melalui prestasi, bukan melalui tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan semangat fair play. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam kompetisi, tetapi sikap menghormati lawan dan mematuhi aturan adalah nilai yang jauh lebih penting,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan para pemain agar tetap bijak dalam memanfaatkan teknologi serta mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas bermain game, pendidikan, olahraga, dan kehidupan sosial.
“Buktikan kemampuan kalian melalui prestasi dan karya yang membanggakan. Jadilah generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah,” pesannya.***
