KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menggagas program Sekolah Bebas Nyamuk (SBN) dengan menunjuk sejumlah siswa sebagai kader Siswa Pemantau Jentik (Simantik).
Kader Simantik ini nantinya akan bertugas untuk penggerak pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di sekolah, yang harapannya dapat diterapkan pula di lingkungan rumah.
Ide tersebut melihat kondisi sekarang ini, yang memasuki musim hujan, sehingga DKK Kudus mencanangkan pelaksaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) menyasar ke sekolah.
“SBN sendiri itu, dengan cara membentuk kader Simantik untuk pelaksanaan PSN di sekolah dan juga diterapkan di lingkungan rumah,” ujar Kepala DKK Kudus dr. Andini Aridewi.
Program SBN ini ditujukan untuk menurunkan angka kesakitan akibat Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), yang merupakan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang lebih parah.
Satu sekolah terdapat 10 hingga 20 kader Simantik yang di SK-kan kepala sekolah. Ini juga untu merespon kasus DBD yang mendominasi atau terbanyak pada kelompok usia 0-14 tahun.
