Jembatan Garuda Mulai Dibangun, Siap Permudah Aktivitas Warga Ngembalrejo

Jembatan bambu di Dusun Boto Lor, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Kodim 0722/Kudus resmi memulai pembangunan Jembatan gantung yang sekaligus diberi nama Jembatan Garuda di Dusun Boto Lor, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, sebagai upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat desa.

Kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) dilaksanakan secara serentak melalui konferensi video (vicon) pada Selasa, 31 Maret 2026, yang terpusat di wilayah Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Program ini merupakan bagian dari inisiatif infrastruktur Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan

Pembangunan jembatan gantung di Dusun Boto Lor tersebut menjadi solusi atas permasalahan yang telah berlangsung lama. Selama puluhan tahun, warga hanya mengandalkan jembatan bambu sederhana yang dibangun secara swadaya dan sering rusak akibat diterjang banjir.

Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriase, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk memperkuat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Jadi hari ini kita memulai groundbreaking Jembatan Garuda dari petunjuk dan perintah Bapak Presiden untuk pembangunan masyarakat desa, memperlancar mobilisasi masyarakat desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 18 meter dengan lebar sungai mencapai 10 meter. Desain konstruksi juga disesuaikan dengan kondisi sungai yang kerap mengalami banjir.

“Teknisnya kita membangun jembatan gantung sepanjang kurang lebih 18 meter, di mana lebar sungai itu 10 meter. Kemudian kita sesuaikan dengan karakteristik sungai di sini yang sering banjir, sehingga dimodifikasi sesuai kebutuhan kontur tanah,” jelasnya.