KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus tak henti-hentinya mempromosikan potensi lokal yang dimiliki. Salah satunya, potensi unik yang ada di Desa Japan, Kecamatan Dawe.
Salah satu potensi lokal yang hanya dimiliki oleh Desa Japan yakni biola bambu. Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek ini, dibuat dari bahan dasar bambu oleh salah satu penduduk di desa paling utara Kabupaten Kudus ini.
Yang tak kalah uniknya, Desa Japan juga memiliki Air Tiga Rasa, air mata keramat yang berada di kawasan Makam Syekh Sadzali di kaki Gunung Muria. Keberadaan sumber mata air ini satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia.

Sepertinya namanya, terdapat tiga sumber mata air dengan rasa yang berbeda-beda. Tak hanya itu, masing-masing mata air ini juga dipercaya memiliki khasiatnya tersendiri. Apabila ketiga air tersebut dicampur, maka rasanya menjadi tawar.
Perbedaan rasa ini juga bisa berbeda-beda, tergantung dari orang yang mencicipinya. Ada yang berpendapat bahwa salah satu mata air memiliki rasa manis, rasa sepat, cenderung asam seperti minuman bersoda, bahkan ada yang agak pahit.
