Menurutnya, kebijakan terbaru itu malah akan lebih memudahkan kampus jika diperbolehkan untuk memilih. Mahasiswa akan termudahkan bila diperbolehkan memilih tugas akhir yang akan dikerjakan.
”Jika kebijakannya seperti itu kami ikuti saja. Jika tidak nanti malah seakan akan mempersulit mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan,” katanya, Jumat, 8 September 2023.
Saat ini, pihaknya masih menunggu pentunjuk lebih lanjut. Ketika nantinya memang diperbolehkan memilih selain skripsi, pihaknya akan memberi kelonggaran kepada mahasiswa untuk memilih tugas akhir yang dikerjakan.
”Kami beri keleluasaan kepada mahasiswa, terserah mahasiswa. Tentu kami dari pihak kampus akan mendukung dan memfasilitasinya, misal tugas akhir dipilih mengabdi di desa atau di industri kami akan fasilitasi,” ungkapnya. ***
