Dari keterangan yang didapat, saat pulang sekolah siswa tersebut ditarik tasnya oleh seseorang. Setelah ditarik, kemudian siswa itu teriak dan dibekap.
Setelah itu baru ada mobil yang berada di depannya yang ditengarai berniat membantu siswa tersebut setelah berteriak.
“Karena teriak akhirnya dibekap, terus ada mobil yang berhenti dimungkinkan ingin membantu. Karena sudah lepas akhirnya dibiarkan. Jadi tidak ada yang namanya percobaan penculikan,” terangnya.
Pihaknya pun mengimbau agar para siswa dan orangtua lebih mawas diri lagi. Apalagi merasakan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak yang berwajib.
Lebih lanjut, Danang pun menekankan kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu hoax, apalagi membuat dan menyebarkan berita-berita hoax atau yang belum pasti kebenarannya. Karena hal itu hanya akan menimbulkan kecemasan dalam masyarakat.
“Jangan termakan isu hoax, dan jangan buat hoax. Kalau ada kejadian langsung lapor,” pesannya. ***
