KUDUS, ZONANEWS.ID – Babak penyisihan Grup untuk U-15 dan U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang tersaji di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin, 6 Juli 2026, kembali menyuguhkan pertarungan sengit nan dramatis.
Di sektor U-18, Akademi Persib Bandung dipaksa menelan kekalahan atas Arema FC Women Malang 0-1. Sementara, di laga U-18 lainnya, Putri Tangsel City Tangerang Selatan menang tipis atas Samba Persada Women Sukoharjo melalui gol semata wayang lewat titik putih.
Adapun pada U-15, Scorpion FC Kudus berhasil mendapat poin maksimal usai menundukkan Tigers Football Academy Surabaya dengan skor 2-0. Sementara Cipta Cendikia FA Bogor dan Goal Aksis Cimahi harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dalam pertandingan 2×25 menit.
Menukil jalannya pertandingan U-15 antara Scorpion FC melawan Tigers FA, wakil Kudus tersebut tampil sangat percaya diri. Sejak sepak mula, Scorpion FC Mendominasi penguasaan bola di lini tengah dan memaksa lawannya lebih bertahan sejak babak pertama dimulai.
Menerapkan pola menyerang dari kaki ke kaki, Revania Dwi Citrawati dkk berhasil membongkar lini belakang lawan dan menciptakan beberapa peluang.
Di menit 15, Scorpion FC punya peluang emas mengubah papan skor lewat kaki Latisha Safa Berliana. Sayangnya, kesigapan kiper lawan menghalau bola membuat serangan hanya menghasilkan sepak pojok.
Di menit 17, Allicia Pramitha Husada, penjaga gawang Tigers FA, kembali harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Kali ini, tembakan keras jarak jauh dari Clarisya Putri Kurniawan yang berhasil diamankan.
Menjelang babak pertama berakhir, Noura Candrakanti pun punya kans untuk membuat Scorpion FC unggul namun sepakannya masih melenceng tipis dari sisi mistar.
Selepas jeda istirahat, Scorpion FC tetap mengambil inisiatif menyerang sehingga membuat barisan gelandang Tigers FA bermain lebih dalam guna merapatkan lini pertahanan.
Tak cuma lewat permainan bola pendek antar pemain, beberapa kali lini serang anak asuh Coach Pangestu itu melakukan variasi serangan memanfaatkan bola mati dan tendangan jarak jauh.
Menit 39, Raisha Qaireen Batrisyia memiliki peluang di mulut gawang namun masih bisa diantisipasi. Latisha Safa Berliana juga punya kesempatan untuk memecah kebuntuan, tapi refleks brilian Kiper Tigers FA berhasil mementahkan serangan tersebut.
Akhirnya, tembok kokoh barisan defensif Tigers Football Academy runtuh lewat skema sepak pojok.
Berawal dari umpan terukur Putri Neza Larasati, tandukan Latisha Safa Berliana berhasil membuat Scorpion FC unggul di menit 48.
Bahkan satu menit berselang, tendangan setengah voli Clarisya Putri Kurniawan berhasil menggandakan poin untuk timnya sehingga Scorpion FC menang 2-0 atas Tigers Football Academy saat peluit akhir dibunyikan.
Zulvana Rahma Aditya, Penggawa dari Scorpion FC mengakui kepiawaian kiper lawan menjadi momok terbesar di pertandingan hari ini. Namun, berkat semangat juang pantang menyerah dan kegigihan tim untuk menang, akhirnya tiga poin di partai pertama berhasil diraih.
“Hari ini pertahanan lawan, khususnya kiper itu sulit banget ditembus. Sampai akhirnya kami bisa cetak gol, perasaannya pasti senang, teman-teman juga pada senang karena kami kerja keras bareng sepanjang pertandingan,” ujar pemain bernomor punggung 5 tersebut.
Sementara itu, Asisten Pelatih Scorpion FC, Mohammad Islam Andhika Dwiki Putra mengapresiasi mental bertanding timnya yang tak mudah menyerah meski sempat kesulitan mencetak gol.
Konsistensi permainan dan konsentrasi penuh sepanjang laga selalu ia tekankan kepada anak didik.
