Terhantam Arus Sungai, Talud Jembatan Santri yang Baru Diresmikan Bupati Kudus Ambles

Kondisi talud di bawah Jembatan Santri, Kelurahan Sunggingang, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Jembatan Santri yang berada di Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, dilaporkan mengalami ambles pada bagian struktur penahan atau talud sungai pada Minggu, 11 Januari 2026.

Peristiwa tersebut diduga dipicu derasnya arus Sungai Gelis akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kudus dalam beberapa hari terakhir. Jembatan Santri sendiri baru diresmikan oleh Bupati Sam’ani Intakoris pada November 2025 lalu.

Lurah Sunggingan, Rikho Mahardika Gautama, menjelaskan bahwa bagian yang mengalami ambles bukanlah pondasi utama jembatan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, struktur yang terdampak merupakan talud sungai yang berada di luar pondasi utama sehingga tidak memengaruhi kekuatan utama jembatan.

Ia menyebutkan, talud yang ambles memiliki ukuran sekitar 1 x 2 meter persegi. Kerusakan tersebut terjadi karena kikisan arus sungai yang cukup kuat saat debit air meningkat drastis akibat hujan.

“Alhamdulillah kondisinya masih aman untuk dilewati. Yang mengalami retak itu talud pelindung abrasi, bukan pondasi utama jembatan,” kata Rikho saat ditemui pada Selasa, 20 Januari 2026.

Rikho menegaskan, pondasi utama jembatan masih dalam kondisi aman tanpa gangguan struktural. Pondasi tersebut memiliki kedalaman lima meter dan diperkuat dengan delapan titik bore pile sedalam enam meter.

Selain itu, pihak kelurahan bersama warga dan rekanan juga telah melakukan pengecekan menggunakan waterpass. Hasil pemeriksaan menunjukkan posisi jembatan masih stabil dan tidak mengalami pergeseran.

“Sehingga tetap aman digunakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Saat ini, perbaikan talud yang ambles ditangani oleh pihak rekanan karena jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan pasca pembangunan.

Ke depan, pemerintah kelurahan berencana berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PU dan BBWS untuk membangun tanggul tambahan di sekitar jembatan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. ***