Menurutnya, hasil panen dari petani di Kudus bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat Kudus. Untuk itu, pihaknya meminta kepada HKTI Jawa Tengah agar memperjelas soal pembelian hasil dari petani.
“Hasil panen di Kudus harusnya untuk Kudus juga, nanti penyalurannya itu bagaimana itu yang perlu dibicarakan,” ujarnya.
Sehingga, tidak hanya petani yang terbantu dengan adanya kesiapan pembelian HKTI terhadap hasil panennya. Tetapi, masyarakat Kudus juga ikut merasakan hasil dari panen para petani Kudus pula.
“Petani untung, yang membeli juga murah,” ungkapnya.
Untuk diketahui, HKTI Jateng juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada puluhan petani di Kabupaten Kudus. Bantuan sembako ini sudah di salurkan pada Jumat (10/06/2022) di Lapangan Kusuma Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus.
Bantuan sembako yang telah disalurkan berupa beras dan minyak goreng. Penyaluran sembako ini pun direncanakan akan dibagikan kepada petani di beberapa daerah di Jawa Tengah sampai 2024 mendatang.***(yra/mii)
