Sementara tren konsumsi gasoil di Kudus, pada Januari terpantau sebanyak 228 KL, namun pada bulan berikutnya turun 1 persen menjadi 237 KL. Dan pada awal Maret ini kembali turun sebanyak 6 persen sampai ddi 222 KL.
“Untuk gasoil rata-rata sampai Maret turun sebesar 1 persen,” paparnya.
Marthia menambahkan, lonjakan gasolin ini sangat terlihat pada libur panjang 9-12 Maret 2024 kemarin. Dimana tren konsumsi pertamax di Provinsi Jawa Tengah mencapai 10 persen.
“Dari tren konsumsi di Jateng, realisasi tertinggi di Kabupaten Batang dimana naik sebesar 56 persen, disusul Kota Pekalongan 39 persen, lalu Kota Salatiga naik 26 persen,” tuturnya. ***
