“Tapi apapun itu, semua sama-sama di wilayah Indonesia. Saya bersyukur bisa mengenal banyak wilayah dan adat istiadat,” ungkapnya.
Kemudian, Herda juga berterima kasih kepada pemerintah daerah Kudus, para kiai, ulamat, serta pihak lainnya yang menginspirasi menyambutnya dengan bacaan Al-Qur’an dan tahlil.
“Mudah-mudahan hal seperti ini menjadi hal yang baik, menambah bekal spiritual saya untuk terus mengabdi,” ujar Pj Bupati Kudus.
Herda Helmijaya juga tidak segan ditegur ketika dirinya melakukan kesalahan. Dirinya menegaskan, sesingkat apapun ia bertugas di Kudus, hal terbaik akan dilakukannya.
“Sesingkat apapun saya bertugas, insyaallah hal terbaik yang akan saya lakukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herda Helmijaya juga memiliki 3 hal yang menjadi pegangannya sebagai seorang Aparatir Sipil Negara (ASN).
Pertama, dirinya tidak pernah menolak apapun perintah atasan selama tidak melanggar hukum dan peraturan perundang-undangan.
Kedua, selalu berusaha memberikan yang terbaik di tempatnya bertugas. Ketiga, tidak pernah melupakan tempatnya bertugas, silturahmi diusahakan terus terjalin.
“Semoga tiga hal itu bisa terjadi di sini (Kudus),” harapnya.
“Saya berharap dukungan semuanya, para alim, ulama, tokoh masyrakat, semuanya, bersama-sama membangun Kabupaten Kudus. Kalau mau jadi daerah yang maju harus bersama-sama,” tandasnya.***
