KUDUS, ZONANEWS.ID — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-60 pada Senin, 10 Agustus 2026.
Bertempat di Gedung Lab. Terpadu, puncak peringatan enam dekade perjalanan UIN Sunan Kudus tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan dua Guru Besar, launching buku bunga rampai, pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, serta penghargaan kepada tiga jurnal ilmiah yang berhasil meraih peringkat SINTA.
Sidang Senat Terbuka menjadi momentum penting bagi UIN Sunan Kudus untuk merefleksikan perjalanan panjang institusi sekaligus meneguhkan komitmen dalam membangun perguruan tinggi Islam yang unggul dan berkontribusi bagi peradaban.
Puncak Dies Natalis ke-60 juga ditandai dengan launching buku bunga rampai berjudul Spirit Sunan Kudus dan Islam Kosmopolitan untuk Peradaban Masa Depan.
Buku tersebut menjadi karya kolaboratif yang melibatkan 87 penulis dari kalangan profesor, akademisi, intelektual, dan peneliti. Dengan tebal mencapai 1.048 halaman, buku ini menghadirkan beragam gagasan mengenai Islam kosmopolitan dan tantangan peradaban masa depan.
Launching buku bunga rampai ini menjadi simbol bahwa perjalanan 60 tahun UIN Sunan Kudus tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga melalui karya intelektual yang merekam gagasan dan kontribusi sivitas akademika bagi masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, UIN Sunan Kudus mengukuhkan dua Guru Besar, yakni Prof. Dr. Adri Effery, M.Ag. sebagai Guru Besar Bidang Kepemimpinan Pendidikan Islam dan Prof. Dr. Ma’mun Mu’min, M.Ag., M.Si., M.Hum. sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Ilmu Tafsir.
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. H. Abdurrohman Kasdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 60 tahun merupakan momentum untuk melihat kembali perjalanan institusi sekaligus menatap masa depan dengan semangat yang lebih kuat.
