KUDUS, ZONANEWS.ID – Sebanyak 183 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus antusias mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus pada Kamis, 24 September 2026.
Mereka beradu kemampuan berbahasa jawa dalam tujuh cabang lomba. Yaitu, mendongeng, membaca dan menulis aksara jawa, ndagel ijen, nembang macapat, membaca geguritan, berpidato, dan menulis cerkak.
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa, Noor Erlina Lidyastuti menyampaikan bahwa FTBI menjadi ajang untuk mengukur kemampuan siswa dalam berbahasa jawa, khususnya yang dipakai masyarakat Jawa Tengah.
Kegiatan ini juga ditujukan untuk melestarikan bahasa lokal di tengah modernisasi dan digitalisasi seperti saat ini. Sehingga, bahasa jawa masih menjadi “bahasa ibu” atau identitas lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
“Kami berusaha untuk melestarikan budaya bahasa sastra dengan cara seperti ini. Harapannya juara satu nanti bisa mewakili Kudus ke tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.
Ia membeberkan bahwa pada pelaksanaan tahun ini, terdapat pengurangan jumlah peserta hingga 50 persen. Hal itu menyusul ketentuan yang ditetapkan oleh panitia FTBI tingkat Jawa Tengah yang menggabungkan kategori putra dan putri dalam setiap cabang lomba.
Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi sekolah-sekolah di Kabupaten Kudus untuk mengirimkan peserta didik terbaiknya dalam ajang FTBI. Ia berharap, di tingkat Provinsi Jawa Tengah nanti, perwakilan Kudus bisa kembali meraih juara.
