KUDUS, ZONANEWS.ID – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).
Hal itu disampaikannya saat membuka Orientasi Anggota Baru dan Leadership Training Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) pada Selasa, 21 Juli 2026.
Bupati Sam’ani berharap orientasi dan pelatihan kepemimpinan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan wawasan, profesionalisme, serta kapasitas intelektual wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Pemerintah merasa perlu bermitra strategis dengan PWI Kabupaten Kudus. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Kudus yang kita cintai ini,” ujar Sam’ani.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola kerja jurnalistik secara drastis.
Jika dahulu proses penyampaian informasi membutuhkan waktu berjam-jam bahkan sehari, kini publik menuntut berita tersaji dalam hitungan detik. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut insan pers tidak hanya cepat, tetapi juga tetap mengedepankan akurasi.
“Di era digital yang berkembang sangat luar biasa ini, tuntutan bagi rekan-rekan pers semakin tinggi untuk menguasai semua lini, baik IT, Artificial Intelligence (AI), dan lain sebagainya. Penyampaian berita sekarang dihitung per detik, sehingga kecepatan harus diimbangi dengan ketepatan informasi,” katanya.
Sam’ani juga mengingatkan agar media tidak terjebak pada arus informasi viral yang belum tentu benar. Pers memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa proses verifikasi.
“Jangan sampai pers terjebak tren sekadar curhat di TikTok tanpa data dan dukungan informasi yang jelas. Masyarakat perlu diedukasi bahwa setiap informasi harus melalui proses pengambilan data, konfirmasi kepada narasumber, dan penyajian yang kredibel,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kudus terbuka terhadap kritik yang membangun. Menurutnya, masukan dari insan pers menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan.
