Efek Minimnya Pendidikan Etika Digital, Kasus Pelecehan Seksual Punya Celah

Mahasiswa Psikologi yang sedang PKL di PPA Satreskrim Polres Kudus. (Istimewa)

Korban pelecehan seksual, seperti F, sering memilih untuk merahasiakan pengalaman mereka. Faktor utama adalah ketakutan/kecemasan dan rasa malu. Anak-anak takut tidak dipercaya, khawatir akan dihukum, atau bahkan takut akan ancaman dari pelaku.

Masyarakat perlu menyediakan dukungan psikologis bagi korban pelecehan seksual, baik dalam bentuk konseling maupun kelompok dukungan. Kolaborasi antara Platform, Pemerintah, dan LSM, Pentingnya kolaborasi antara platform media sosial, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat untuk menciptakan solusi holistik dan efektif.

Menghadapi kenyataan kelam pelecehan seksual di media sosial, kita perlu mengambil tindakan yang tegas dan serius. Dari pendidikan hingga penegakan hukum, dari dukungan psikologis hingga kolaborasi lintas-sektor, setiap langkah membawa kita lebih dekat menuju dunia digital yang aman dan manusiawi. Dengan menggenggam harapan dan bersatu, kita dapat membangun media sosial yang menghargai martabat dan melindungi setiap individu dari ancaman pelecehan seksual. ***

Bacaan Lainnya