Menurut Zaini, permainan tradisional memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam melatih kebersamaan dan interaksi sosial.
“Anak-anak bisa belajar kerja sama, sportivitas, dan berinteraksi langsung dengan teman-temannya. Nilai-nilai ini penting untuk perkembangan mereka,” katanya.
Ia juga menyoroti kebiasaan anak-anak yang kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai.
“Sekarang ini banyak anak yang kecanduan HP. Kalau tidak dibatasi, dampaknya bisa kurang baik. Dolanan tradisional bisa menjadi alternatif kegiatan yang lebih sehat,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Jessy Segitiga itu menambahkan, permainan tradisional juga menjadi media untuk mengenalkan sejarah dan makna tradisi Dandangan kepada generasi muda.
“Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi cara kami mengenalkan cerita Dandangan kepada anak-anak supaya tradisi ini tetap hidup dari generasi ke generasi,” pungkasnya.***
