“Nanti masing-masing sekolah pelaksanaannya empat hari, jadi tingkat SD dilaksanakan empat hari dan tingkat SMP juga dilaksanakan selama empat hari,” paparnya.
Anggun menyebut, untuk teknis pengadaan menu makanan program Makan Bergizi Gartis masih akan didiskusikan lebih lanjut. Pemkab Kudus belum menentukan akan menggandeng pengusaha catering atau memberdayakan dapur sekolah.
“Sekolah yang ada fullday atau boarding kan punya dapur sekolah, seperti MTs Negeri 1 Kudus dan SDIT Umar Bin Khattab, artinya metode pelaksanaan nanti efektif dapur sekolah atau catering, itu belum diputuskan,” terangnya.
Jadwal pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis diperkirakan akan berlangsung mulai 30 September – 3 Oktober 2024.
Untuk diketahui, ada empat daerah yang ditunjuk menjadi pilot project program Makan Bergizi Gratis di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Selain Kabupaten Kudus, ada pula Kota Salatiga, Kota Tegal, dan Kota Surakarta. ***
