Diperkuat 12 Atlet Muda, Tim Bulutangkis Kudus Pasang Target Tinggi di Porprov 2026

Atlet Bulutangkis Porprov Jateng 2026, Frisca. (Foto: Istimewa)

Dari sisi persiapan, PBSI Kudus menyebut program latihan telah berjalan sekitar 80 hingga 85 persen. Latihan rutin tetap dilakukan sambil para atlet mengikuti sejumlah turnamen sebagai bagian dari pematangan kemampuan.

Keikutsertaan dalam berbagai pertandingan dinilai penting untuk menjaga atmosfer kompetisi. Selain meningkatkan kemampuan teknis, para atlet juga dapat memperoleh pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

“Latihan terus-menerus dan masih berlangsung sambil mengikuti turnamen. Kalau dibilang berapa persennya mungkin 80 sampai 85 persen,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Mayoritas atlet menjalani latihan setiap hari dengan waktu istirahat pada Sabtu dan Minggu. Untuk nomor ganda, sebagian besar atlet menjalani latihan di Jakarta. Sementara atlet tunggal berlatih di Jakarta maupun Kudus.

Menjelang pelaksanaan Porprov, PBSI Kudus tidak memberikan perubahan besar terhadap pola latihan. Fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi fisik pemain agar tetap bugar dan menghindari cedera.

“Latihan normal. Yang lebih ditekankan adalah menjaga cedera. Jangan sampai cedera karena mau main Porprov,” tutur Raventus.

PBSI Kudus memasang target tinggi pada Porprov Jateng 2026. Tim bulutangkis Kudus berharap dapat meraih medali dari seluruh nomor yang diikuti.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PBSI Kudus berharap para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi kontingen Kudus.

Meski diperkuat banyak pemain muda, pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Porprov Jateng 2026.

“Harapannya tentu bisa meraih hasil terbaik di setiap nomor. Kami akan berusaha maksimal, meskipun memang persaingannya tidak mudah,” pungkas Raventus.***