Tak lama kemudian, korban membuka pintu dari dalam. Petugas mendapati korban tergeletak di lantai dengan luka sayatan pada pergelangan tangan kiri dan tubuh bersimbah darah.
“Korban masih memberikan respons ketika pintu diketuk. Setelah pintu terbuka, kami melihat ada luka sayatan pada tangan kiri korban. Selanjutnya korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit mendapatkan penanganan medis,” lanjutnya.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban mengalami luka sayat sepanjang sekitar 10 sentimeter hingga mengenai pembuluh darah di lengan kiri. Luka tersebut mendapat enam jahitan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah silet merek Tatra, dua botol minuman beralkohol, satu botol kosong dan satu lagi masih tersegel, dua botol air mineral, serta dua puntung rokok.
Selain itu, dari pemeriksaan telepon seluler korban ditemukan percakapan WhatsApp dengan salah satu kontak yang mengindikasikan korban mengalami persoalan dalam hubungan asmara.
Polisi menduga kondisi tersebut menjadi pemicu korban melakukan percobaan bunuh diri, meski penyelidikan masih terus dilakukan.
“Dugaan sementara motifnya berkaitan dengan persoalan asmara. Namun kami masih mendalami seluruh keterangan saksi dan barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya.***
