Deputy Program Director Bhakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto menjelaskan bahwa bantuan sanitasi ini tidak hanya menyasar rumah, tetapi juga fasilitas umum seperti masjid, sekolah, pesantren, hingga Tempat Penitipan Anak (TPA).
“Saat ini sudah berjalan pembangunan untuk 349 unit sanitasi aman, ini supaya lingkungan dari sisi higenisnya tercipta,” ujar Budiharto.
Pihaknya juga tidak hanya membidik unsur sanitasi aman saja di Desa Kesambi, terapi juga menghadirkan lingkungan yang asri untuk masyarakat. Salah satunya melalui penghijauan di lahan tidak produktif dan bantaran sungai.
“Tanah yang tidak produktif akan kita kasih tanaman. Bantara sungai dibersihkan terus kasih tanaman hias supaya lebih bagus. Ternasuk kalau ada TPA dibantu bhakti pendidikan, lalu ada juga program RTLH,” tandasnya.
Ia pun menargetkan dalam kurun waktu dua tahun, seluruh rumah maupun fasilitas umum di Desa Kesambi memiliki sanitasi aman bagi masyarakat. Hal ini tentunya butuh komitmen yang serius dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Kesambi, Muhammad Masri, menyatakan komitmen pemerintah desa bersama masyarakat untuk mengawal dan menyukseskan program sanitasi aman tersebut.
Menurutnya, kolaborasi yang terbangun menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan warga Desa Kesambi secara berkelanjutan. ***
