Kategori U-11 Putri
1. Alisha Artha Amara – Sukoharjo
2. Nafla Berly Syakira Al Habsy – Tulungagung
3. Khanza Janeeta Nugraha – Bontang
4. Laura Leydisya – Pati
5. Florence Alicia Sutanto – Madiun
6. Nalini Sugiati Rahardjo – Jakarta
7. Zora Rizqi Prasetyo – Bantul
8. Callista Zalfa Wibisono – Surabaya
9. Liyana Zahirah – Pekalongan
10. Leona Afifa – Sukoharjo
11. Leonie Nindy Nareswari – Surakarta
12. Mikha Ribka Kasalang – Tulungagung
13. Amira Daania Salsabila – Bogor
14. Keiko Na’Chelle Sahe – Jakarta
Kategori U-13 Putra
1. Deva Devandra Santosa – Malang
2. Adhy Hsamoro – Temanggung
3. Zhalem Julian Yullyana – Bandung
4. Rizky Caesar Ramadhan – Sidoarjo
5. Rama Madsuba Praduwartha – Madiun
6. Rafka Tratama Sanjaya – Pekanbaru
7. Agasya Rushayna Vulcano – Klaten
8. Muhammad Waldan Habibi – Binjai
Kategori U – 13 Putri
1. Catherine Caroline Sumual – Minahasa Utara
2. Dhiva Violya Marante – Manado
3. Yemima Febriyanti Wijaya – Makassar
4. Suciati Aqueena Ayu – Surakarta
5. Gabrielle Bernice Nugroho Supriyadi – Semarang
6. Aira Azzalea Mulya – Lombok Tengah
7. Antlia Vannisa – Depok
I Nyoman Devan Kartikea Ryoga Sancaya asal Denpasar, Bali, merasa senang bisa mendapat Super Tiket. Berhasil mengalahkan Zhafi Azka Tristanto, ia berhasil mendapatkan Super Tiket untuk bisa mengikuti tahapan karantina.
“Saya sangat senang bisa mendapat Super Tiket. Kerja keras saya selama melakukan persiapan mengikuti Audisi Umum ini akhirnya terbayarkan,” katanya.
Ia merasa lebih dekat mewujudkan mimpinya menjadi seorang atlet badminton PB Djarum. Ia optimistis mampu melewati seluruh proses selama fase karantina.
Senada, Keiko Na’echelle Sahe asal Jakarta yang berhasil mendapat Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat merasa senang diberi kesempatan untuk berproses lebih jauh. Ia mengaku tidak menyangka akrena perjuangannya membuahkan hasil.
“Saya berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dan akan berusaha lebih keras lagi saat karantina. Hasil ini membuat saya bisa memulai perjalanan mengejar cita-cita menjadi juara Olimpiade,” terangnya.
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengapresiasi pencapaian para atlet. Pihaknya mengucapkan selamat atas Super Tiket yang mereka dapatkan. Yoppy berharap, para pebulutangkis belia yang lolos mampu menjalani tahap karantina dengan maksimal.
“Jadi, para peserta harus tetap fokus dan menunjukkan bakat-bakat terbaiknya,” kata Yoppy selepas pengumuman atlet penerima Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2022 kemarin.
Sebagai informasi, selama fase seleksi awal, jajaran pelatih PB Djarum ikut andil. Ada Engga Setiawan, Maria Elfira Christina, Ari Yuli Wahyu Hatanto, Juniar Setioko Tenggono, dan Nimas Rani Wijayanti.
Selain itu juga diisi oleh barisan legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King, Alan Budikusuma, Susy Susanti, Eddy Hartono, Haryanto Arbi, Kartono, Maria Kristin, Fung Permadi, Ivana Lie, Liliyana Natsir, Lius Pongoh, Richard Mainaky, Sigit Budiarto, Yuni Kartika, dan Tontowi Ahmad yang turut memantau jalannya Audisi Umum PB Djarum 2022 sejak hari pertama. ***
