Cerita Girang Penjual Gantungan Rajut: Pasar Rakyat, Untung Banyak

Vina (kiri) tengah sibuk melayani pembeli di Pasar Rakyat Kudus. (RAHAYU)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Hadirnya Pasar Rakyat di Kabupaten Kudus yang memberikan wadah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi suatu keberkahan tersendiri. Agenda yang diinisasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus ini digelar sebagai rangkaian kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-473 Kabupaten Kudus.

Pasar Rakyat Kudus yang berlangsung selama lima hari, terhitung mulai 22-26 September 2022 di sepanjang Jalan Sunan Kudus, nyata memberikan dampak yang baik bagi geliat perekonomian. Para pelaku UMKM yang meramaikan agenda tersebut mengaku banyak mendapatkan pundi-pundi keuntungan.

Salah satunya adalah pelaku usaha aksesoris rajut asal Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Dia yakni Vina Fatimatuz Zahro (28). Ikut memeriahkan acara Pasar Rakyat, Vina, sapaan akrabnya, mengaku senang dengan hadirnya acara tersebut.

Bacaan Lainnya

Vina menyebut, selama berjualan di Pasar Rakyat sudah mendapatkan untung dari penjualan aksesoris. Terlebih, di tempat ini ia tidak usah membayar uang pendaftaran untuk bisa berjualan selama lima hari.

“Alhamdulillah penjualan saya selama berjualan di pasar rakyat ini untung. Acara ini sangat mendukung sekali dan tempatnya juga gratis. Yang penting terdaftar di Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus sebagai pelaku UMKM,” kata dia saat ditemui zonanews, Sabtu, 24 September 2022.

Selama berjualan di Pasar Rakyat, Vina mengaku mendapat hasil rata-rata Rp 500 ribu setiap harinya. Vina juga mengungkapkan sebelum berjualan di Pasar Rakyat ini, ia sudah memasarkan aksesorisnya itu dengan sistem online.