Selama ini, keamanan di Pasar Brayung berasal dari swadaya para pedagang. Namun, petugas keamanan tersbut mulai berjaga saat sore hari. Semnetara pada pagi hari, memang tidak ada petugas keamanan resmi yang berjaga.
“Tadi sudah koordinasi dengan koordinator pasar, terkait pintu masuk nanti siang kita sipkan petugas piket dari pegawai yang ada di Pasar Brayung,” ucapnya.
Ada sebanyak tujuh pegawai dari Disdag Kudus yang bertugas di Pasar Brayung. Terdiri dari, satu orang sebagai koordinator pasar, dua orang pemungut retribusi pelayanan pasar, serta empat orang petugas kebersihan.
“Nanti dari tujuh pegawai itu, nanti kita rencananya ada piket siang. Paguyuban juga sudah menunjuk petugas keamanan untuk sore harinya. Jadi yang pegawai nanti satu hari ada yang piket,” terangnya.
Harapannya, dengan adanya sistem piket keamanan ini, aksi maling dapat ditekan dengan maksimal. Sehingga, para pedagang tidak merasa was-was lagi dan bisa berdagang dengan nyaman tanpa takut barang dagangannya raib. ***
