Bupati Kudus Instruksikan Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha untuk Cegah PMK

Pasar hewan di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk memastikan ternak yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meminta Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap hewan kurban yang masuk dari luar daerah maupun yang dijual di wilayah Kudus.

Bacaan Lainnya

“Iduladha bukan hanya soal ibadah kurban, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat. Saya minta seluruh hewan kurban yang masuk ke Kudus benar-benar dipastikan sehat, layak, dan bebas penyakit supaya masyarakat merasa aman,” ujar Sam’ani, Senin, 25 Mei 2025.

Ia menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar hewan, tetapi juga mencakup lalu lintas ternak, kandang peternak, hingga lokasi penyembelihan hewan kurban.

“Jangan sampai ada hewan sakit yang lolos pengawasan dan merugikan masyarakat maupun peternak. Hewan kurban harus sehat dan diperlakukan dengan baik karena ini bagian dari ibadah,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Tri Prasetyo mengatakan pihaknya mulai meningkatkan pengawasan sejak pekan ketiga April 2026 menyusul meningkatnya pemasukan ternak dari luar daerah menjelang Iduladha.

“Menjelang Iduladha biasanya terjadi peningkatan populasi dan lalu lintas ternak. Sementara itu, kasus PMK pada ternak besar di Kudus juga masih ditemukan sehingga pengawasan kami perketat,” ujarnya.

Didik menyebut selama Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 22 kasus PMK pada ternak besar di Kabupaten Kudus. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin di pasar hewan, kandang peternak, hingga lokasi pedagang ternak.

“Pemantauan dilakukan terhadap pemasukan ternak sekaligus pemeriksaan kondisi kesehatannya agar hewan yang beredar benar-benar aman,” katanya.

Dispertan Kudus memperkirakan jumlah ternak kurban tahun ini mengalami peningkatan. Populasi sapi diperkirakan mencapai 4.583 ekor, kerbau 3.654 ekor, kambing 38.900 ekor, dan domba sekitar 17.500 ekor.