KUDUS, ZONANEWS.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus selalu siap siaga memberikan bantuannya saat penyelenggaraan Pemilu 14 Februari 2024 berlangsung. Termasuk segala bentuk bantuan untuk melancarkan proses pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ketika terhambat karena datangnya bencana alam.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kudus, Mundir menegaskan, BPBD Kudus siap membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperlancar proses pencoblosan. Terlebih, KPU Kudus sendiri telah memetakan lokasi mana saja yang rawan bencana alam ketika musim penghujan tiba di Februari 2024 ini.
“Kami siap mengikuti itu, kalau butuh perahu, kami siapkan. Tapi kami berharap tidak terjadi bencana apapun saat Pemilu,” kata Mundir ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 31 Desember 2024.
Melihat keadaan alam yang seperti saat ini, Mundir melanjutkan, puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi di pertengahan bulan Februari 2024. Curah hujannya pun dikatakan Mundir lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, sehingga musim kemarau lebih panjang.
Namun tetap, pihaknya berharap, saat Pemilu berlangsung tidak terjadi hujan lebat hingga menyebabkan bencana alam.
“Semoga tidak waktu Pemilu,” harap Mundir.
Mengaca pada tahun sebelumnya, Mundir menjelaskan, BPBD Kudus mencatat ada sekitar 32 desa di 5 kecamatan di Kudus yang dipetakan rawan bencana banjir. Kemudian ada juga sejumlah desa di dua kecamatan di Kudus yang berpotensi mengalami bencana longsor saat musim penghujan.
Meski begitu, pihaknya mengatakan bahwa setiap desa yang rawan bencana sudah memiliki lokasi-lokasi strategis untuk menjadi tempat pengungsian saat bencana alam datang. Baik itu di Balai Desa, sekolah, maupun tempat ibadah.
