KUDUS, ZONANEWS.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus menggelar simulasi pemungutan hingga penghitungan suara untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang di wilayah dataran tinggi atau pegunungan.
Komisioner KPU Kudus, Ahmad Kholil menjelaskan, dalam simulasi yang berlangsung di Balai Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus kali ini, para pemilih disimulasikan melakukan pencoblosan pada dua jenis surat suara. Yakni untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, serta untuk pemilihan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI.
Sebab sebelumnya, KPU Kudus telah melakukan simulasi di SMK N 1 Kudus untuk mencoblos jenis surat suara DPR RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten Kudus.
“Simulasi pemungutan dan penghitungan suara ini kami lakukan dari jam 7 sampai selesai, kita simulasi TPS riil,” ujar lelaki yang sering disapa Alan tersebut, Rabu, 31 Januari 2024 sore.
Dalam simulasi ini, Alan menjelaskan bahwa pemungutan hingga penghitungan surat suara melibatkan anggota KPPS yang telah dilantik. Kemudian dengan 252 orang pemilih dari TPS nomor 9 Desa Japan.
“Jadi mereka kami undang untuk memilih di simulasi hari ini. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” ucapnya.
Hanya saja, lanjut Alan, ditemukan sedikit kendala mengenai pengoperasian Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) di lokasi dataran tinggi.
“Sinyal sebenarnya sudah bagus, tapi tadi Sirekap belum bisa sempurna, karena dari pusat masih ada penyempurnaan,” katanya.
