Istri korban mengaku sempat merasa khawatir karena suaminya tidak kunjung pulang hingga malam hari.
“Biasanya kalau pulang terlambat pasti memberi kabar. Tapi ini tidak ada kabar sama sekali, jadi kami langsung mencari ke rumah saudara-saudara,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa suaminya memiliki riwayat penyakit lambung, sehingga keluarga semakin cemas dengan kondisi korban.
Upaya pencarian terus dilakukan hingga malam hari dengan menyisir aliran sungai dan area di sekitar lokasi kejadian.
Sekitar pukul 21.00 WIB, warga menemukan sebuah karung berisi jagung yang diduga milik korban di aliran Sungai Gelis, tidak jauh dari lokasi sepeda motor ditemukan.
“Ditemukannya karung jagung tersebut semakin menguatkan dugaan korban terjatuh dan hanyut ke sungai.
Saat ini pencarian masih kami lanjutkan dengan memperluas area penyisiran,” tambah Eko.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan. BPBD Kudus mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama pada sore dan malam hari, mengingat kondisi medan yang licin dan arus sungai yang cukup deras.***
